SuaraBekaci.id - Perampok yang menjarah dan menggegerkan Kantor Pegadaian di Jalan Moh. Kahfi Cipedak, Jagakarsa Jakarta Selatan rupanya menggunakan pistol palsu alias pistol mainan saat beraksi.
Video yang beredar memperlihatkan kondisi pelaku perampokan yang mengenakan kemeja panjang berwarna biru bergaris itu tengah tergeletak tak berdaya dalam kondisi babak belur.
Beberapa warga merasa geram dengan tingkah pelaku dan berusaha memberinya pelajaran.
Polisi yang berdiri disampingnya berusaha mencegah agar pelaku tak jadi bulan bulanan massa.
Sebelumnya, pelaku perampokan berinisial D ini nekat merampok sebuah kantor Pegadaian dengan menyekap tiga pegawainya.
Dengan modus ingin menggadaikan barang, pelaku lalu mendorong paksa pegawai yang hendak menutup gerai.
Pelaku lalu menodongkan pistol kepada ketiga pegawai tersebut yang akhirnya diketahui adalah pistol jenis air soft gun. Uang sebanyak 33 juta pun digasak pelaku.
Pelaku yang ternyata menodongkan pistol mainan itu sempat membuat keos sekitar dengan aksi perlawanannya, hingga seorang petugas kepolisian melintas dan meringkus pelaku.
Kini D berhasil diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan beserta barang bukti berupa senjata air soft gun, uang tunai senilai Rp. 33 juta, 1 unit server CCTV yang dibawa pelaku, laptop dan telepon genggam milik tersangka.
Baca Juga: Kenang Haji Lulung yang Konsisten, Taufik Gerindra: Dulu Kami Keras Soal Ahok
Pelaku D kini dijerat dengan pasal 365 KUHP Ayat 2 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK