SuaraBekaci.id - Video sekelompok gangster bawa-bawa samurai panjang berulah di Kawasan Jatimurni Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi, Jawa Barat beredar di sosial media.
Peristiwa yang dikabarkan terjadi pada Sabtu ( 11/12/2021) malam ini memperlihatkan sekelompok gangster yang diperkirakan lebih dari sepuluh orang menggeruduk beramai ramai depan sebuah warung kopi yang berada di kawasan Jati Murni.
Mereka berteriak teriak ke arah beberapa pemuda di depan warung kopi tersebut sembari mengacungkan senjata berbentuk samurai panjang.
Berkali kali mereka maju menggunakan sajam mengarahkannya kepada para pemuda itu yang hanya diam berdiri didepan rolling door belakang plang papan Warung Kopi. Diduga mereka terlibat perseteruan yang memicu kejadian ini.
Suasana sekitar dibuat tegang, ditambah dengan bunyi seruan klakson dari para pengguna jalan yang merasa terganggu dengan aksi sekelompok pemuda bersajam tersebut.
Setelah mereka berteriak cukup lama, para gangster ini pun pergi masih dengan memegang celurit panjang mereka, membelah kemacetan, ada yang berlari ada pula yang mengendarai sepeda motor.
Warganet yang melihat unggahan yang diposting oleh pemilik akun @bekasi.terkini ini pun beramai ramai menghujani sikap dan perbuatan mereka.
" Giliran ketangkep nangis nangis, " Ucap akun @febrianp***.
" Beban orangtua, beban negara, aduh, " Sambung yang lain @nindapri***.
" Berharap banget ketangkep, abis itu cambuk pakai yang dia bawa, sok jagoan, culun beraninya ramai ramai, " Tambah @novianti***.
" @ridwankamil bekasi sudah banyak penjahat sekarang, tolong ditangkap saja pak, " Kata akun @natashana*** sembari menyenggol Ridwan Kamil.
" Yang kayak gini enaknya di door ni pak polisi, gengster meresahkan masyarakat, " Tulis akun @yan_nasut***.
Disusul dengan ratusan komentar dari para warganet yang menuntut serupa agar para gangster tersebut segera diamankan agar tidak meresahkan warga sekitar.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
KPK Buka Peluang Periksa Rieke Diah Pitaloka Terkait Kasus Ijon Proyek Bupati Bekasi
-
Resmi! Persija Jakarta Buang Satu Pemain Muda, Siapa?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74