SuaraBekaci.id - Tingkah unik warga Kabupaten Karawang saat kedapatan tidak memakai masker pada razia atau operasi yustisi di Pasar Johar, Jumat (10/12/2021).
Operasi yustisi yang digelar Polsek Karawang Kota dan Satpol PP Kabupaten Karawang di Jalan Tuparev, Adiarsa, Karawang itu menjaring puluhan pengendara kedapatan tidak memakai masker diberhentikan oleh petugas gabungan.
Mereka yang tidak pakai masker diperingati dan dihukum sosial seperti menyanyikan Lagu Nasional Indonesia Raya, membacakan Pancasila hingga dihukum push up.
Ada sejumlah pengendara yang pasrah ketika dihukum, ada juga yang cengar-cengir dan meminta foto bersama polisi. Namun, ada juga yang marah lantaran tidak terima ketika diberikan hukuman.
Usai dihukum mereka diminta selalu memakai masker dan petugas memberikan masker ke pengendara tersebut.
Kanit Lantas Polsek Karawang Kota, AKP Enjang Sukandi mengatakan, razia masker ini terus dilakukan secara rutin. Terlebih saat ini menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dan munculnya varian baru Omnicron.
"Kami dari Polres Karawang khususnya sekarang ini Polsek Karawang Kota bersama Satpol PP tetap sejalan dan selaras untuk percepatan vaksin dan razia masker," kata dia kepada wartawan.
Enjang mengungkapkan, ada dua titik kegiatan razia masker yang dilakukannya. Seperti di depan Pasar Johar dan Pusat Perbelanjaan Jalan Tuparev.
Sasaran razia masker kepada para pengendara yang tidak menggunakan masker, atau mengunakan masker yang tidak sesuai seperti diturunkan didagu.
"Ini sebagai mengingatkan kembali agar masyarakat disiplin prokes, apalagi ini ancaman varian baru Omnicron," ujar dia.
Untuk pengendara yang terkena razia, lanjut dia, pihaknya memberikan sanksi sosial dan fisik agar ada efek jerak.
Dikatakan Enjang, hukuman itu berupa push up, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pancasila dan lainnya.
"Kita kasih pesan ke mereka pentingnya masker budayakan pakai masker, ini bukan cuma-cuma tapi ada manfaatnya juga bagi kesehatan dan terhindar virus Covid-19," ujarnya.
Kontributor : Akhmad Nursyeha
Berita Terkait
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli
-
Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis
-
Kekeringan Meluas, 12 Ribu Warga Karawang Hadapi Krisis Air Bersih
-
Lawan Penuaan! 4 Hydrogel Mask Adenosine Bikin Wajah Kencang dan Kenyal
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak
-
Sempat Diragukan, Aksi Gotong Royong Warga Berbuah Bendera Merah Putih Setengah Kilometer
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti