SuaraBekaci.id - Jembatan vital di Kampung Pondok Dua, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi yang telah lama rusak akhirnya diperbaiki oleh warga , Selasa ( 7/12/2021).
Mereka mengaku lelah menunggu aksi dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan dan akhirnya berinisiatif perbaiki jembatan secara mandiri atau swadaya masyarakat.
Dalam unggahan akun Instagram milik @muaragembongkita terpampang beberapa potret warga sekitar bahu membahu memperbaiki jembatan yang merupakan akses penting bagi warga setempat.
Dalam unggahan terlihat, beberapa orang warga pria mulai membangun jembatan tersebut dari dasar penyangga hingga pengaplikasian semen.
Mereka mengenakan pakaian rumahan dan peralatan seadanya secara bergantian memperbaiki jembatan yang dianggap jantungnya desa tersebut.
Jembatan yang diapit oleh area persawahan dengan gubuk disisinya itu kemudian ditampilkan dalam posisi telah selesai diperbaiki dengan membubuhkan tanda tangga selesainya pengerjaan tersebut yakni ( 7 - 12 - 21).
Informasi yang tertuang dalam unggahan tersebut, pembangunan ini menggunakan dana Swadaya.
Aksi perbaikan akhirnya dilakukan sendiri oleh warga setempat karena reaksi dan tanggapan pemerintah setempat dinilai kurang tanggap.
" Kalo ngarepin dianggarin desa mah, tau dah, kelamaan soalnya jembatan ini adalah urat nadi ekonomi masyarakat ( kalau mengharapkan anggaran desa mah, tidak tau deh, kelamaan, karena jembatan ini merupakan urat nadi ekonomi masyarakat), " Ucap salah satu warga Kampung Pondok Dua seperti dikutip dalam caption tersebut.
Dengan rusaknya jembatan ini beberapa waktu sebelumnya tentu saja membuat aktifitas warga setempat menjadi terhambat. Itulah mengapa mereka akhirnya berinisiatif membangun sendiri jembatan itu.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Viral Diduga Pungli Jembatan Gantung di Tasikmalaya, Padahal Dibangun KemenPU
-
Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi
-
Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
-
Sejarah Kelam Palembang Berdarah: Luka 1965 yang Tertinggal di Sungai Musi
-
Jembatan Kebaikan Kael
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan