SuaraBekaci.id - Seorang anak kandung di Cibarusah Kabupaten Bekasi polisikan ibunya hanya karena harta. Peristiwa miris nan perih dialami seorang ibu berusia lanjut yang dilaporkan ke Polisi oleh anaknya sendiri ke pihak yang berwajib hanya karena warisan.
Wanita tua warga Kampung Gudang Huut, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu terlihat sedih diatas kursi rodanya saat datang ke Mapolres Metro Bekasi, Senin ( 29/11/2021).
Pemandangan miris tersebut terlihat dalam beberapa unggahan media sosial Instagram diantaranya @jurnalekka_official yang dibagikan ulang oleh akun lain.
Dalam video tersebut terlihat wanita berusia 72 tahun itu pasrah diatas kursi rodanya setelah menjalani pemeriksaan atas laporan yang dilayangkan anak kandungnya dengan tuduhan penggelapan sertifikat tanah yang dianggap menjadi warisan oleh kelima anaknya.
Unggahan tersebut sontak memancing reaksi keras warganet yang merasa miris melihat perlakuan anak yang dirawat selama ini justru berbalas peri.
" Parah, air susu dibalas air tuba, " Komen akun @azka_van_hall***.
" Harusnya orang kayak gini tidak usah dilahirkan bu, " Timpal yang lain @rahayua***.
" Astagfirullah Ya Allah, anak anaknya lupa bahwa ibunya adalah surganya mendzolimi ibunya tidak akan mendapatkan surga, " Tulis akun @ummu_agh***.
" Hidup di jaman harta benda lebih berharga daripada orangtua, ingat pintu surga ada di telapak kaki ibu, miris banget ya Allah, " Sahut akun @kharismah***.
Baca Juga: Daftar UMK 2022 Jawa Barat, Paling Besar Bukan Kota Bandung, Bekasi Tembus Rp 4,8 Juta
Warganet juga berharap hakim dapat adil dalam melihat kasus seperti ini.
" Kalau sudah kasus seperti ini, Hakim wajib pakai hati nurani, jangan kaku bangetlah, " Kata akun @florian_a***.
Komentar serupa pun terus bergulir menyaksikan peristiwa ini.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Apa Itu Harta PPS di SPT Tahunan Sistem Coretax, Ini Fungsinya
-
Hasil Awal Autopsi Jenazah Anak Dianiaya Ibu Tiri: Organ Bengkak dan Retakan di Tulang Kepala
-
Hingga Meninggal, Nizam Korban Penganiayaan Ibu Tiri Tak Tahu Ibu Kandungnya Masih Hidup
-
Cari Keadilan buat Anak, Ibu Kandung Laporkan Kasus Nizam yang Dianiaya Ibu Tiri ke KPAI
-
Ibu Tiri Aniaya Anak hingga Tewas, DPR Desak Sistem Perlindungan Diperkuat hingga Level RT/RW
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Camat dan Lurah: Jangan Biarkan Proyek Liar!
-
Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
-
Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!
-
BRI Siapkan 3 Strategi Mitigasi Risiko untuk Dorong Kredit UMKM
-
Terjadi Lagi di Bekasi: Begal Payudara di Gang Sempit Terekam CCTV