SuaraBekaci.id - Kejadian tak biasa terjadi di area Stasiun Bekasi Timur, terlihat ratusan orang terlihat mengepung, mengerumuni satu mobil putih jenis mini Van warna putih. Lokasinya tak jauh dari jalur palang pintu rel Bekasi Timur, Jalan M Yamin Duren Jaya Bekasi Timur.
Anehnya, posisi mobil yang dikerumunan itu bukan di jalan raya melainkan, di sisi rel. Informasi yang beredar dalam video yang diunggah Sabtu lalu itu, massa sedang menahan seorang pencuri.
Sementara itu melansir akun Infobekasi, Kasi Humas Polres Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari menjelaskan, aksi tersebut yaitu massa sedang mencegah seorang pelaku pencuri kabel di sebuah perusahaan kawasan Bekasi Timur.
Pelaku yakni Khoirun (43) dan Bima Fadi Sanjaya (32) datang ke lokasi kejadian menumpang mobil Toyota Avanza dengan nomor kendaraan palsu, mereka parkir di lantas dasar atau basement.
Mereka kemudian menyamar sebagai pekerja proyek Apartemen dengan menggunakan ID Card Palsu. "Sesampainya mereka di gudang PT.MSG, kedua tersangka mengambil sebanyak 25 rol kabel listrik yang ada disana dan setelah itu mereka keluar dari dalam gudang dan menuju mobil yang tadi dibawa oleh kedua orang ini," tambahnya.
Petugas yang melihat gerak geriknya lantas menghampiri. "Ketika dihampiri oleh security, kedua tersangka langsung melarikan diri dan menerobos palang pintu parkir, hingga Security berteriak maling," imbuhnya.
Ada orang mendengar teriakan satpam. Lalu mengejar menggunakan sepeda motor ke arah Jalan Prof. M. Yamin Duren Jaya, Bekasi Timur.
"Tetapi pelarian pelaku terhenti karena terhalang palang pintu rel kereta api dan mereka dihakimi oleh masa, selanjutnya anggota Polsek Bekasi Timur yang sedang melaksanakan patroli langsung mengamankan kedua pelaku dan barang bukti," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Suara Deddy Corbuzier Powerful, Diduga Gagalkan Penampilan Egi Fazri Si Peniru Vidi Aldiano di TV
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan