SuaraBekaci.id - Seorang warga Perum Citra Megah, Majalaya, Karawang mengungkapkan curahan hatinya atau Curhat tentang kondisi jalan rusak di area rumahnya.
Curhatannya itu kemudian di bagikan di beberapa sosial media area Karawang. Suarabekaci.id lalu coba menghubungi warga yang bernama Sunarto (37) itu.
Sunarto lantas menceritakan bagaimana pihaknya sudah berulang kali mengeluhkan kondisi jalan kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR).
Jalan alternatif menuju Kosambi yang menghubungkan Desa Bengle, Kecamatan Majalaya dan Desa Cibalongsari Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang mengalami rusak parah bertahun tahun dan tidak ada upaya perbaikan yang signifikan.
Kondisi jalanan yang berlobang di hampir segala sisi, menjadikan Jalur tersebut dihiasi kubangan air serta lumpur dimusim penghujan nyatanya telah lama dikeluhkan warga sekitar kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat ( PUPR) agar segera diperbaiki namun hanya dilakukan tindakan pengurukan menggunakan batu dan pasir.
" Sudah lama jalan ini rusak, dan sudah kita laporkan, paling ditanggapi dengan diperbaiki di urug pasir dan batu, tidak di cor atau aspal, akibatnya kalau musim hujan rusak seperti kubangan kerbau, kalau musim kemarau debu beterbangan mengganggu, " Kata Sunarto salah satu warga saat diwawancarai suarabekaci.id, Jumat ( 19/11/2021).
Jalanan yang rusak parah ini tak hanya mengganggu pemandangan akan tetapi berdampak pada aktifitas warga setempat, bahkan riskan terjadi kecelakaan.
" Banyak yang jatuh dan tentu karna jalan rusak sering mengakibatkan motor cepat rusak, perjalanan pun terhambat, " Tambah Narto.
Pihaknya menyayangkan kurangnya perhatian dari pemerintah setempat.
" Padahal jalan ini yang rusak tinggal sekitar 500 meter yang belum di cor, " Jelasnya.
Sunarto bersama warga sekitar berharap agar Jalan Leuweng Seureuh ini dapat segera ditangani.
" kami sangat berharap permasalahan Jalan Leuweng Seureuh ini bisa segera diselesaikan sesegera mungkin dan perbaikan jangan sementara hanya dengan urug pasir dan batu akan tetapi kalau bisa dicor atau diaspal, " Pungkasnya mengakhiri.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025
-
Prabowo Geleng-gelang Kepala: Bolak-balik Orang Datang Mau Nyogok Saya
-
Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor
-
Ternyata Ini Alasan Bupati Karawang Lantik Ratusan ASN pada Malam Tahun Baru
-
3 Jalan Alternatif ke Gunungkidul Bebas Macet, Pastikan Kondisi Kendaraan Prima
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74