SuaraBekaci.id - Gubernur Jawa Barat dikabarkan akan melantik Wakil Bupati Bekasi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Nomor 22 Citarum Kota Bandung Jawa Barat, Rabu (27/10/2021).
DPRD Kabupaten Bekasi siapkan Paripurna Pemberhentian Wakil Bupati Bekasi sekaligus pengangkatan Wabup sebagai Bupati Bekasi.
Kabar ini disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno, Selasa (26/10/2021).
"Terkait Pelantikan Wakil Bupati Bekasi, info yang saya terima sedianya akan dilaksanakan pada hari Rabu pagi, 27 Oktober 2021 di Gedung Sate. Untuk teknis acara pelantikan, sudah dipersiapkan oleh Pihak Pemprov Jabar, ini hajatnya Propinsi," papar Nyumarno.
Bicara soal pelantikan Wakil Bupati Bekasi. Saat ini di Pemerintahan Kabupaten Bekasi yang menjabat adalah Penjabat (Pj) Bupati Dani Ramdan.
Dani Ramdan ditunjuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil setelah meninggalnya Bupati Bekasi Definitif Eka Supria Atmaja 11 Juli 2021 lalu.
Soal itu Nyumarno tidak ingin berkomentar, karena SK Kemendagri Wakil Bupati Bekasi menurut dia yang seharusnya dijalankan dengan segera.
Kata Nyumarno, jika Wakil Bupati Bekasi sudah dilantik, diberikan hak nya, tunjangan dan diberikan tugasnya maka secara konstitusi Wakil Bupati Bekasi Akhmad Marjuki akan menjadi Bupati Bekasi sisa masa jabatan Eka Supria Atmaja.
Anggota Fraksi PDIP itu mengatakan, DPRD pun akan menyiapkan langkah, Rapat Paripurna pemberhentian Wakil Bupati Bekasi dan langsung mengusulkan Pengangkatan Wakil Bupati Bekasi menjadi Bupati Bekasi.
Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Harga Tes PCR Rp 300 Ribu, Ridwan Kamil: Harus Semurah-murahnya
"Teknisnya kita nunggu arahan dan hasil Rapat Pimpinan DPRD serta Rapat Konsultasi dengan Pimpinan-Pimpinan Fraksi di DPRD serta Pimpinan-Pimpinan AKD. Kemudian penjadwalan oleh Badan Musyawarah, ini harus segera dilakukan".
"Yang jelas, Wakil Bupati Bekasi H.Akhmad Marjuki SE, secara konstitusi nantinya akan menjadi Bupati Bekasi," pungkas Nyumarno.
Tag
Berita Terkait
-
Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM
-
50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan
-
Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
Kembangkan Kasus Bupati Bekasi, KPK Resmi Terbitkan Sprindik Baru
-
Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut Bank Daerah: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?