SuaraBekaci.id - Asal-usul celana jins atau jeans ternyata berawal dari seragam pelaut. Sebagai salah satu celana yang sudah jadi favorit banyak orang di dunia, apakah jins termasuk dalam industri fast fashion?
Sepertinya tidak. Didesain, dibuat, dipakai kapan saja tanpa ada batasan zaman, jins akan selalu ngehits hingga kapan pun.
Mengulik soal sejarah kenapa celana yang dibuat dari bahan denim ini disebut dengan jeans?
Ternyata jeans awalnya digunakan oleh para pelaut
Pada zaman dahulu kala, setiap profesi punya seragamnya sendiri-sendiri. Yang bekerja di bengkel akan memakai overall, yang bekerja sebagai pelaut juga ada seragamnya sendiri.
Kata jeans pertama kali dipakai untuk menyebut celana kain khusus yang dipakai oleh Genes.
Genes sendiri adalah istilah lokal untuk menyebut pelaut asal Genoa. Jika diucapkan, Genes dan jeans terdengar sama, ‘kan.
Mungkin supaya nggak tertukar, jadi panggilan untuk celana ini sedikit dimodifikasi menjadi jeans.
Seiring dengan perkembangan tren, jeans sendiri juga mengalami perubahan arti.
Yang awalnya untuk menyebut celana kain sudah berubah untuk menjadi istilah untuk celana yang dibuat dari bahan denim seperti sekarang ini.
Bahkan dalam Bahasa Indonesia, sudah ada istilah baku untuk menyebut jeans, yaitu jins.
Berita Terkait
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
Pelaut Indonesia Jadi Korban Serangan Misil di Selat Hormuz, Begini Kondisi Terkini
-
Distribusi BBM hingga LPG ke Seluruh Indonesia Ternyata Bergantung pada Pelaut
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
6 Cara Membedakan Celana Jeans Levi's Asli atau Palsu, Hanya Butuh 30 Detik
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan
-
Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki