SuaraBekaci.id - Penulis juga Sutradara Serial Populer Squid Game Hwang Dong-hyuk, mengungkapkan tentang Squid Game dan kemungkinan memproduksi Squid Game Season 2.
Mengutip Marieclare.com, dalam sebuah wawancara dengan Variety Hwang mengakui Squid Game menghabiskan banyak darinya, hampir sebagian besar karirnya dalam beberapa dekade tersita demi Squid Game jadi drama pertamanya.
Dia tidak berencana membuat Squid Game Season 2, namun jika desakan penggemar-- dalam hal positif, besar maka kemungkinan dia akan menulis Squid Game Season 2 tanpa harus terlibat langsung.
"Di hari-hari awal saya, saya minum setengah botol soju (minuman keras Korea) untuk membuat "jus" kreatif mengalir. Saya tidak bisa melakukan itu lagi," katanya.
Menurut Hwang, menulis Squid Game lebih sulit karena bergenre serial dan bukan film. Butuh 6 bulan untuk dia menulis ulang 2 episode pertama.
"Menulis ('Squid Game') lebih sulit dari biasanya bagi saya karena ini adalah serial, bukan film. Butuh enam bulan untuk menulis dan menulis ulang dua episode pertama. Kemudian saya berkonsultasi secara lisan dengan teman-teman, dan mengambil petunjuk untuk perbaikan melalui pitching saya sendiri dan dari tanggapan mereka."
Hwang melanjutkan bahwa dia tidak berencana untuk terjun langsung ke Season 2. Sebagai gantinya dia sedang menulis film berjudul 'KO Club" yang memiliki premis perang antar generasi.
"Saya tidak memiliki rencana yang berkembang dengan baik untuk 'Squid Game 2'. Cukup melelahkan hanya memikirkannya. Tetapi jika saya melakukannya, saya pasti tidak akan melakukannya sendiri. Saya akan mempertimbangkan untuk menggunakan ruang penulis dan menginginkan banyak sutradara berpengalaman, "katanya.
Untungnya, dengan popularitas Squid Game yang berhasil sepanjang sejarah serial, Hwang telah memberikan petunjuk baru tentang ke mana arah cerita film KO Club ini.
Baca Juga: Squid Game Telah Ditonton 142 Juta Pelanggan Selama Empat Pekan Ini di Netflix
Dalam sebuah wawancara dengan The Times, dia menyarankan bahwa musim baru dapat mengikuti satu-satunya karakter lain untuk keluar dari Game hidup-hidup, Front Man (Lee Byung-hyn).
"Saat saya menulis musim pertama, saya memikirkan cerita yang mungkin ada di musim kedua jika saya bisa melakukannya—salah satunya adalah kisah sang Frontman," katanya, menyebutkan nama mantan polisi dan kepala Game tersebut. .
Dia menambahkan, "Saya pikir masalah dengan petugas polisi bukan hanya masalah di Korea. Saya melihatnya di berita global bahwa kepolisian bisa sangat terlambat dalam bertindak — ada lebih banyak korban atau situasi menjadi lebih buruk karena mereka tidak bertindak cukup cepat. Ini adalah masalah yang ingin saya angkat. Mungkin di musim kedua saya bisa membicarakan ini lebih banyak."
Hwang juga mengatakan kepada The Hollywood Reporter bahwa, meskipun ada banyak permintaan penggemar untuk Musim 2, itu juga berarti dia memiliki banyak inspirasi untuk diambil.
“Tekanan pada saya sangat besar sekarang, dengan penonton yang begitu besar menunggu musim kedua. Karena semua tekanan itu, saya belum memutuskan apakah saya harus melakukan musim lain atau tidak,” katanya.
"Itu dalam cara yang positif, karena begitu banyak orang menyukai musim pertama dan mengharapkan hal-hal baik untuk musim kedua, ada orang di mana-mana di dunia yang menawarkan pendapat mereka tentang ke mana pertunjukan itu harus pergi. Saya benar-benar dapat menarik ide dari penggemar di seluruh dunia untuk menciptakan musim berikutnya," tambahnya lagi.
Berita Terkait
-
The Blue Road Rilis Teaser, Son Suk Ku dan Eita Nagayama Siap Buru Pembunuh
-
Lupin Part 2: Trik Cerdik Membongkar Kejahatan Korupsi Hubert Pellegrini
-
Review Norm: The Tale of Norm Macdonald, Harga Sebuah Lelucon yang Dikenang
-
Love, Death & Robots Volume 2: Kumpulan Antologi Cerita Pendek yang Terbaik
-
Setelah Netflix, Pemprov DKI Gandeng Asosiasi Film Amerika Serikat Demi Kota Sinema
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia