SuaraBekaci.id - Rasa takut kehilangan pasangan tidak selalu baik. Karena itu justru bisa berdampak buruk pada diri sendiri. Bahkan, dampak buruk itu bisa mempengaruhi hubungan dengan pasangan.
Berikut ini akan dibahas kenapa rasa takut kehilangan orang yang kamu cintai, malah bisa berdampak gak baik bagi hubungan. Simak terus pembahasannya, yuk!
1. Dapat memunculkan sikap posesif
Alasan kenapa rasa takut kehilangan yang sudah berlebihan akan buruk bagi hubungan, yakni bisa mendorongmu bersikap posesif. Dan inilah yang menjadi cikal bakal hubungan cinta gak sehat.
Saat menjalani hubungan, akhirnya fokus kamu jadi bergeser. Bukannya berusaha saling mencintai, melainkan memastikan dia tak pergi. Ini yang kemudian mengakibatkan sikapmu yang terlalu cemburu, atau sering berprasangka buruk pada pasangan.
2. Kamu jadi menggantungkan kebahagiaan pada pasangan
Kendati sudah punya pasangan, tetap saja kebahagiaan diri adalah tanggung jawabmu pribadi. Bukan tanggung jawab pasangan.
Ini yang sulit dipahami, apabila kamu terlalu takut kehilangan pasangan. Karena kebahagiaanmu tergantung padanya, kamu jadi selalu menuruti apa pun maunya. Dan sikap ini akan mendorong hubungan yang berat sebelah. Selalu kamu yang jadi pihak pemberi, sementara dia hanya menjadi penerima. Ini, karena kamu kebangetan takut dia akan pergi!
3. Kamu jadi kehilangan diri sendiri
Mencintai seseorang itu penting, tapi kalau sudah berlebihan, akan buruk akibatnya. Mencintai pasangan sampai begitu takut kehilangan, membuatmu jadi rentan kehilangan jati diri.
Segala hal kamu lakukan untuknya, meski dirimu sendiri gak nyaman untuk melakukan itu. Misalnya, mengubah penampilanmu sesuai dengan seleranya, melakukan hobi yang ia sukai, tapi sebenarnya kamu benci, dan berbagai tindakan lain yang gak sesuai nurani kamu sendiri.
4. Rentan dimanfaatkan
Sikapmu yang selalu mengikut kemauannya, akan rentan membuatmu jadi dimanfaatkan. Gak hanya itu, kamu pun jadi gak lagi dihormati oleh pasangan, atau teman-teman yang menyaksikan sendiri, gimana kamu jadi berubah akibat terlalu mencintainya.
Punya pasangan atau tidak, kamu sudah berharga. Maka dari itu, jangan menggantungkan kebahagiaanmu pada pasangan. Bagaimana pun, tiap hal itu punya dua sisi. Ada pertemuan, ada pula perpisahan. Toh, kamu gak akan bisa menjamin seratus persen, kan, kalau hubungan kalian bakal kekal?
Berita Terkait
-
Antara Sayang dan Sakit: Mengapa Orang Tetap Bertahan dalam Hubungan Toxic?
-
Lebih dari Sekadar Cocok, Ini Ciri-ciri Pasangan yang Sefrekuensi
-
8 Alasan Ilmiah Seseorang Berselingkuh Menurut Psikologi: Kerap Diabaikan?
-
Tinggal Dekat Kota, Tetap Dekat dengan Alam: Pilihan Ideal bagi Pasangan Muda
-
Jangan Cuma Rebahan, Coba 5 Kegiatan Ini Bersama Pasangan di Akhir Pekan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi