SuaraBekaci.id - Sedekahkanlah harta yang paling dicintai. Ini merupakan salah satu anjuran dalam ajaran agama Islam, termasuk dari teladan dari Abu Thalhah.
Bukan hanya menyedekahkan harta yang kita cintai yang menjadi anjuran untuk kita. Melainkan, sedekah sendiri juga salah satu perintah dalam agama Islam.
Untuk sedekah yang tidak akan putus pahalanya, biasa kita sebut dengan sedekah jariah. Jadi, pahalanya akan tetap mengalir dan termasuk dalam amalan yang Allah SWT cintai.
Apabila, kita mampu melakukan hal tersebut, Insya Allah, kita bisa menjadi penghuni surga Allah SWT.
Menyedekahkan harta yang kita cintai, itu sampai sekarang masih menjadi masalah bagi setiap individu. Mengapa demikian? Pasalnya, kebanyakan manusia itu cinta akan dunia dan harta. Hal tersebut juga menyebabkan seseorang masih enggan mengeluarkan harta tersebut, sebab terlalu cinta.
Karena merupakan anjuran dalam ajaran agama Islam, dalam Al-Quran juga menjelaskan mengenai hal tersebut. Dalam Al-Quran surat Ali-Imran ayat 92:
"Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apapun yang kamu infakkan, tentang hal itu, Sungguh Allah Maha Mengetahui"
Dalam penjelasan arti surat Ali-Imran tersebut kita bisa tahu, bahwasanya seseorang itu tidak akan mencapai kebajikan yang sempurna, apabila seseorang tersebut masih belum menginfakkan sebagian harta yang ia cintai.
Sehingga, sedekah harta yang paling dicintai bukan hanya anjuran, melainkan juga perintah.
Baca Juga: Ini Hal-hal yang Menghilangkan Pahala Sedekah, Kajian Ustadz Abdul Somad
Pasalnya, Al-Quran sendiri mempunyai kedudukan yang tinggi dalam Islam. Dia merupakan sumber pertama yang menjadi acuan dalam ajaran Islam. Akan tetapi juga bukan Al-Quran saja, tetapi juga Al-Hadits.
Kisah Thalhah Sahabat Rasulullah SAW
Thalhah merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW dari kalangan Anshar. Kisah Thalhah juga menjadi teladan bagi kita untuk sedekah harta yang paling dicintai.
Nama asli, dari sahabat Rasul tersebut adalah, Zaid bin Sahl bin Al Aswad bin Haram An Najjari Al-Anshari. Abu Thalhah juga merupakan suami dari Ummu Sulaim, ibu dari Anas bin Malik.
Suami dari Anas bin Malik ini mempunyai harta banyak. Meskipun begitu, akan tetapi kebun Kurmalah yang paling memberikan banyak hasil.
Sedangkan kebun Kurma yang paling Thalhah cintai adalah kebun yang menghadap ke Masjid Nabawi. Bahkan Rasulullah SAW juga pernah masuk ke kebun tersebut, kemudian minum airnya yang jernih.
Berita Terkait
-
RUU Perampasan Aset Diwanti-Wanti Agar Tak Rampas Harta yang Diperoleh Secara Sah
-
Harta Kekayaan Anwar Hafid Gubernur Sulteng yang Dipuji Kinerjanya Nyata
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Harta Dua Wakil Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Punya Aerox hingga Pajero Sport
-
Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Punya Tanah dan Bangunan Rp2,5 Miliar!
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar
-
Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism
-
Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Diciduk Polisi
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar