SuaraBekaci.id - Murtad berasal dari kata Riddah atau irtidad yang berarti kembali. Istilah Murtad dalam agama Islam berarti keluar dari agama Islam dalam betuk niat, perkataan, dan perbuatan.
Hal itu kemudian menyebabkan seseorang disebut kafir. Orang tersebut bisa jadi memilih agama lain atau justru tidak beragama sama sekali.
Berikut adalah 10 ciri orang yang bisa disebut Murtad .
1. Murtad Keyakinan
Dalam keyakinan, seseorang dikatakan murtad ketika mengingkari sifat-sifat Allah. Dia juga menolak kebenaran Al-Quran, serta mengingkari kenabian Muhammad SAW. Ketika mengingkari Allah SWT, berarti dia seorang Atheis, tidak meyakini adanya sang pencipta.
Demikian juga dengan yang mengingkari sifat-sifat Allah. Dengan jelas dia memperlihatkan dia telah meragukan ke-Esaan Tuhan.
Hal ini bisa dilihat dari perbuatannya, bila mana dia mulai menanyakan tentang kebaradaan Allah, apakah DIA beristri, beranak, dan lain sebagainya. Termasuk juga ketika dia menolak Allah itu abadi.
2. Mengingkari Kebenaran Al-Quran
Ciri seseorang murtad selanjutnya ialah mengingkari kebenaran Al Qur'an. Dia menolak bahwa kitab Al-Qur'an turun dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Dia menolak Al-Qur'an turun dengan tawatur melalui Jibril Alaihissalam, dengan bahasa Arab dan menjadi mukjizat buat Rasullullah SAW.
Baca Juga: Menerima Perlakuan Kekerasan, Guru Besar Al Azhar Mesir Ini Memilih Murtad
Orang yang menentang kebenaran tentang salah satu Ayat Al-Qur'an pun sudah masuk kategori murtad.
3. Mengingkari Kenabian Muhammad SAW
Seseorang yang mengingkari kenabian Muhammad SAW termasuk ke dalam golongan Murtad. Sebab dasar agama Islam itu yaitu mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW dan meyakini bahwa dia adalah seorang Nabi yang menjadi utusan resmi Allah SWT di muka bumi.
Oleh karena itu, mengingkari keberadaan Nabi Muhammad SAW sama dengan mengingkari agama islam. Sehingga dia dimasukkan ke dalam golongan orang-orang ingkar, kafir dari agama Islam.
4. Menghina Allah SWT
Ketika seseorang mulai menghina Allah SWT, dia termasuk golongan murtad. Perkataan yang termasuk golongan murtad ialah ketika seseorang melontarkan tuduhan kafir kepada seorang muslim tanpa hak.
Itu baru kepada sesama muslim, apalagi jika dia mulai menjelek-jelekkan, mencaci maki, dan memaki Allah SWT. Walaupun dalam ranah candaan, namun tetap tidak diperbolehkan. Hal itu sudah termasuk pelanggaran berat.
5. Menghina Para Nabi
Tidak hanya ingkar terhadap Nabi Muhammad SAW, tapi juga ingkar kepada para nabi yang lain. Jumlah Nabi dan Rasul di dunia mencapai 124 ribu orang.
Sebagian sudah ada yang jelas identitasnya sehingga kita mengenal nama-namanya sampai Nabi Idris. Akan tetapi ada yang belum dapat dikenal berdasarkan identitas pastinya, karena itu dilarang untuk mengingkari keberadaan nabi dan rasul yang lain. Sebab hal itu sama dengan menjelekkan dan menghina Rasullullah SAW.
6. Menghina Istri dan Keluarga Nabi
Ketika seseorang menghina keluarga dan terutama istri nabi, itu sama saja dengan menghina Nabi Muhammad SAW. Dia termasuk ke dalam golongan orang murtad.
Hal itu tertuang dalam Qs. An-nuur: 17, yang artinya Allah memperingatkan kamu agar jangan kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang beriman.
Dalam mazhab Al-Malikiyah dan Asy-Syafi'iyah, orang-orang yang menghina istri dan keluarga Nabi layak untuk dihukum.
7. Takfir atau takfiri
Takfir atau takfiri ialah ketika seorang muslim menuduh saudaranya yang muslim sebagai kafir tanpa bisa mempertanggungjawabkannya. Dasarnya adalah sabda Rasullullah SAW, "Siapa pun orang yang menyapai saudaranya yang muslim 'Wahai Kafir maka dia akan mendapatkan salah satu dari keduanya, yaitu benar tuduhannya atau tuduhannya kembali kepadanya." (HR. Muslim).
Tidak hanya itu, orang yang memanggil saudaranya sebagai 'musuh Allah' padahal tidak benar, maka tuduhan itu akan berbalik kepada dirinya sendiri.
8. Membuang Mushaf ke Tempat Sampah
Tidak hanya keyakinan dan perkataan saja yang bisa menandakan seseorang murtad, perbuatannya pun juga demikian. Misalnya dia membuang Musah Al-Qur'an ke tempat sampah dengan sengaja maka dia termasuk murtad dari agama Islam. Perbuatan tersebut termasuk melakukan penghinaan terhadap agama Islam.
9. Sujud Kepada Berhala
Tanda paling jelas dari perbuatan murtad ialah sujud kepada berhala. Dengan sengaja dan niat mengagungkan sesembahannya itu maka dia telah murtad dari Agama Islam. Hal-hal yang termasuk berhala bukan hanya patung tpai juga matahari, bulan, bintang, langit, dan hal-hal lainnya selain sifat ruh Allah SWT.
10. Mengingkari Kewajiban Zakat atau Sedekah
Seorang muslim yang menolak membayar zakat, disertai mengingkari kewajiban sholat dan zakat yang tercantum dalam syariat Islam maka dia termasuk golongan murtad.
Hati seseorang yang tak meyakini sedikitpun ajaran agama Islam sampai berbuat sesuatu yang dilarang oleh agama Islam dan merugikan orang banyak sangat dilarang oleh Islam.
Demikian sepuluh hal yang dapat menjadi ciri bagaimana orang dikatakan murtad. Semoga bermanfaat.
Kontributor: Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Alasan Cerai Kembali Diungkit, Salmafina Sunan Ngaku Banyak Cobaan Usai Murtad
-
Subhanallah, Pemain Keturunan Indonesia Ini Akhirnya Memutuskan Percaya Allah SWT dan Pindah Agama
-
Persiapan Marcell Darwin Jelang Berangkat Umrah Perdana Usai Mualaf
-
Bahas Pindah Agama Jika Menikah, Respons Jennifer Coppen Tuai Perdebatan!
-
Acha Septriasa Dicurigai Bakal Pindah Agama Gara-Gara Unggah Video ini
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila