SuaraBekaci.id - Sebagai seorang perempuan, harus pandai menjaga diri dan pandai-pandai memilih teman pria.
Dan sebagai pria, sebaiknya peka terhadap sikap berikut agar teman perempuanmu tidak berubah jengah, muak dan hilang rasa cinta kepadamu.
Berikut adalah beberapa sikap pria yang mesti dihindari. Karena pria yang memiliki sifat berikut ini akan memicu ketidakharmonisan dalam berhubungan.
- Tidak jujur
Nggak ada yang suka dibohongi. Apalagi pasangan sendiri. Sebagai orang terdekatnya selain keluarga, harusnya kamu bisa jadi sosok yang dapat ia percaya. Akan tetapi, gimana mau percaya, kalau kamu sering tidak jujur padanya.
Meski kamu punya niatan baik membohongi pasangan, sebaiknya jangan lakukan itu. Jujur saja katakan apa yang sebenarnya, meski ia akan kecewa atau sedih, daripada berbohong.
- Bersikap posesif
Sudah kodratnya, seorang pria ingin menjaga dan melindungi wanita yang ia cintai. Akan tetapi, jangan samakan sikap protektif dengan posesif. Karena kalau kamu sudah sampai posesif, hubungan jadi tidak baik.
Alih-alih terkesan dengan sikapmu yang terlalu protektif itu, wanita yang kamu cinta malah merasa terkekang. Segala hal jadi kamu batasi, dengan alasan demi kebaikannya.
- Sering menggoda
Bercanda sesekali dengan teman wanita, mungkin masih bisa dimaklumi. Akan tetapi, kalau kamu sudah sampai tahapan flirting atau menggoda, itu yang tak bisa ditoleransi.
Mungkin bagimu sikap demikian sekadar lucu-lucuan. Namun, sikap menggoda wanita lain, bisa jadi tanda perselingkuhan kecil. Tak hanya itu, kebiasaanmu menggoda wanita yang bukan pasangan, sama saja dengan tak menghormati pasanganmu sendiri.
- Sering tak memberi kabar
Hati-hati lho, sikap cuekmu yang kelewatan, bisa membuat wanita yang kamu cintai, lama-lama jadi muak. Sering tak memberi kabar, bahkan sampai berhari-hari lamanya. Tahu-tahu datang cengengesan tanpa merasa bersalah.
Sikapmu yang seperti itu, nggak hanya membuat pasanganmu jadi khawatir, tapi ia pun jadi menangkap, kalau kamu nggak serius dalam hubungan yang kalian jalani. Kamu terkesan nggak menganggap penting pasangan, sehingga semaumu saja memberi kabar.
Berita Terkait
-
Studi: Krisis Air di Nusa Tenggara Barat Bebani Anak Perempuan
-
Soroti Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, Menteri PPPA Ungkap Alasan Pemerintah Terlihat Lamban
-
Lewat Festival Lab Belajar Ibu, Tiga Perempuan Bagikan Makna Kesuksesan yang Beragam
-
Studi Ungkap Dampak Krisis Air terhadap Kesehatan dan Masa Depan Anak Perempuan
-
Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak