SuaraBekaci.id - Tanda seseorang sedang ditolak Allah SWT menurut Ustadz Abdul Somad atau biasa disebut UAS, dipaparkan detil melalui Channel Youtubenya belum lama ini.
Ringkasan tanda seseorang sedang ditolak Allah SWAT adalah;
"Ada banyak orang yang pada masa modern ini salah pengertian terhadap amalan-amalan yang bisa membuatnya diterima oleh Allah SWT. Akibat salah menilai, akhirnya kita pun kemudian salah berpikir, salah berkata, salah berbuat.
Kita menganggap kalau ada orang sakit berarti dia sedang ditolak oleh Allah, kalau ada orang miskin berarti dia sedang dimurkai oleh Allah, itu semua belum tentu benar," tutur Ustadz Abdul Somad.
Imam Al Hasan Al Basri dalam kitab Jami Al Ulum Wal Hikam berkata, “Di antara tanda Allah menolak seorang hamba, Allah jadikan hamba itu sibuk mengurus sesuatu yang tidak penting."
Sesuatu yang tidak penting itu tidak bisa dijadikan bekal menghadap Allah SWT.
Contoh orang yang masuk kategori itu adalah orang yang sibuk menonton sinetron, sibuk mendengarkan lagu, sibuk bermain game, dan lain sebagainya. Kesibukan-kesibukan tersebut adalah hal-hal yang membuatnya lupa pada tanggung jawabnya sebagai manusia di hadapan Allah SWT.
Ustadz Abdul Somad kemudian mengajak umat muslim untuk merenung sejenak, apakah kesibukan kita selama ini bisa menjadi bekal menghadap Allah SWT. Ustadz Abdul Somad kemudian menekankan agar orang-orang lebih sibuk membaca Al Qur'an, sibuk menabung untuk membangun masjid, dan lain sebagainya.
Pada intinya, kesibukan-kesibukan yang kebaikannya bisa dijadikan bekal menghadap Allah SWT. Berikut daftar amalan yang akan membuat kita diterima Allah SWT
- Mendirikan sholat
- Menunaikan zakat
- Mengaji
- Bersedekah
- Membantu fakir miskin
- Membantu orang tua mengatasi masalah
- Menjaga dan berbuat baik kepada orang lain tanpa pilih-pilih
- Meningkatkan ilmu pengetahuan dengan tujuan untuk membangun kebaikan dan
- lain sebagainya.
Demikian itu ringkasan paparan menarik tentang tanda seseorang sedang ditolak Allah menurut ustadz Abdul Somad.
Kontributor: Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
YouTube Diberi Waktu 3 Hari soal Kasus Bigmo, Komdigi Ancam Denda hingga Pemutusan Akses
-
YouTube Kena Semprot Komdigi, Imbas YouTuber Bigmo Libatkan Anak Kecil Promosi Vape
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Awalnya Jualan Burger, Kisah Insaf Putra Menjemput Mimpi di YouTube
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
BRI Percepat Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Nasional
-
Rayakan HUT ke-70, Yuk Seru-seruan di Danamon Festival!
-
Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI sebagai Motor Utama Penyaluran KUR Perumahan Program 3 Juta Rumah