SuaraBekaci.id - Daftar kata baku dan tidak baku sesuai KBBI dan PUEBI Bahasa Indonesia. Kata baku dan tidak baku menjadi standar kerapian tata tulis dalam setiap tulisan ilmiah dan juga tulisan jurnalistik.
Kata baku dan tidak baku sering disebut-sebut dalam setiap tulisan ilmiah, seperti jurnal penelitian lembaga, skripsi, disertasi, dan lain sebagainya.
Berikut perbedaan kata baku dan tidak baku dilengkapi juga dengan contoh kata baku dan tidak baku.
Kata Baku
Berdasarkan aturan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), kata baku adalah kata yang penggunaannya sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Biasanya dipakai di lingkungan formal seperti lembaga penelitian, sekolah, perusahaan, dan instansi pemerintah. Kata baku digunakan untuk menulis jurnal ilmiah, makalah, skripsi, disertasi, tesis, dan buku ilmiah.
Kata tidak baku adalah kata yang penggunaannya tidak sesuai dengan pedoman KBBI dan PUEBI alias tidak berdasarkan kaidah bahasa yang sudah ditentukan dan berlaku. Kata tidak baku mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti bahasa SMS, Chatting di sosial media, kolom komentar sosial media, dan lain sebagainya.
Kata baku dan tidak baku A-D berdasarkan KBBI dan PUEBI
Berikut daftar kata baku A-D:
Baca Juga: Bangga Banget, Kelas Bahasa Indonesia Dibuka di Korea Selatan
- aberasi
- absorpsi
- adab
- adhesi
- adibusana
- adidaya
- auditorium
- administrator
- advokat
- azan
- afdal
- agamais
- ajek
- adjektif
- aktivitas
- actual
- analisis
- antre
- apparat
- asas
- artefak
- asas
- astronout
- asyik
- ateis
- ateisme
- atlet
- atmosfer
- autentik
- balig
- balsam
- banderol
- bungker
- baka
- barzakh
- battalion
- baterai
- batil
- bazar
- blangko
- blender
- bumper
- bengkuang
- benzol
- beterbangan
- bayangkara
- bus
- biseps
- bolpoin
- balig
- balsam
- baterai
- berandal
- berantas
- berengsek
- berpikir
- bertanggung jawab
- bolpoin
- brankas
- bujet
- boling
- cabai
- capcai
- capai
- capai
- catering
- cendekia
- cengkih
- cengkeram
- cengkerama
- cedera
- cenderamata
- kles
- klien
- klab
- cokelat
- dai
- dakwah
- debit
- debitor
- deviasi
- dekret
- deodorant
- depot
Berikut daftar contoh kata tidak baku A-D:
- abrasi
- absorsi
- adap
- adesi
- adi busana
- adi daya
- aditorium
- admin
- adpokat
- adzan
- afdol
- agamis
- ajeg
- ajektif
- aktifitas
- aktuil
- analisa
- antri
- aparatur
- azas
- artifak
- azas
- astronot
- asik
- atheis
- atheisme
- atlit
- atmosfir
- otentik
- baligh
- balsem
- bandrol
- bangker
- baqa
- barzah
- batalyon
- baterei
- bathil
- bazaar
- belangko
- belender
- bemper
- bengkoang
- bensol
- berterbangan
- bhayangkara
- bis
- bisep
- bolpen
- baligh
- balsem
- baterei
- brandal
- brantas
- brengsek
- berfikir
- bertanggungjawab
- bolpen
- berankas
- budget
- bowling
- cabe
- cap cai
- cape
- capek
- cathering
- cendikia
- cengkeh
- cengkram
- cengkrama
- cidera
- cinderamata
- coklat
- da’i
- da’wah
- debet
- debitur
- defiasi
- dekrit
- deodorant
- depo
(Mutaya Saroh)
Tag
Berita Terkait
-
Gen Z Suka Code-Mixing, Memperkaya atau Justru Merusak Bahasa Indonesia?
-
Menjaga Taji Bahasa Indonesia di Tengah Gempuran Konten dan Dikte Algoritma
-
Biar Tetap Slay, Jangan Sampai Bahasa Kita Bye!
-
Bahasa Indonesia untuk Gen Z: Bertahan di Tengah Gempuran Istilah Nyeleneh
-
Dari 'Sus' hingga 'Delulu': Apakah Bahasa Gaul Mengancam Bahasa Indonesia?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan