SuaraBekaci.id - Komika Kiky Saputri tolak Saipul Jamil jadi bintang tamu "Lapor Pak!". Saipul Jamil adalah pelaku pedofilia dan kekerasan seksual kepada anak. Saat ini muncul seruan boikot Saipul Jamil.
Hal itu diungkap Kiky Saputri di Twitter pada Minggu (5/9/2021). Awalnya, dia membalas pesan yang dikirimkan oleh para netizen.
Salah satunya menyinggung soal Saipul Jamil.
Tanpa pikir panjang, Kiky Saputri langsung membalasnya. Dia bilang seluruh tim Lapor Pak! termasuk produser dan para pemain menolak menghadirkan Saipul Jamil.
"Kalau seandainya diundang, sikap Ms Kiky apa? Hanya mau tahu sikap Ms Kiky aja," tanya si netizen.
"Crew dan seluruh talent Lapor Pak sudah bersikap untuk tidak mengundang," kata Kiky Saputri.
Dia juga meminta netizen untuk tidak terus berasumsi dan membayangkan soal itu.
"Jadi tidak ada lagi “kalau seandainya… kalau seandainya..” Karena kami memang tidak akan mengundang," tutur Kiky Saputri.
Tidak menunggu lama, unggahan itu langsung ramai dikomentari oleh para netizen.
Baca Juga: Soal Seruan Boikot Pedofil, Komisi I DPR Larang Lembaga Penyiaran Kontrak Saipul Jamil
"Seandainya program kemaren punya produser, crew dan talent yang bersikap sama seperti program lapor pak," ujar @sitafaza·
"Salute!! Memang harus begini, bukan malah wara wiri di semua stasiun TV," timpal @depramadas_.
"Lapor pak sudah lucu dan menarik tanpa ngundang artis yang lagi naik trafiknya, apalagi trafiknya naik untuk hal negatif," imbuh @sataneck.
Seperti diketahui, Saipul Jamil baru saja bebas usai menjalani hukuman terkait kasus pencabulan anak di bawah umur. Dia melakukan tindakan asusila terhadap seorang laki-laki.
Kebebasan Saipul Jamil ini banjir kritikan lantaran mantan juri D'Academy tersebut langsung safari ke sejumlah stasiun televisi. Dia bahkan disambut antusias.
Netizen merasa penampilan Saipul Jamil tersebut tidak memikirkan psikologis korban yang mungkin saja trauma. Karenanya, netizen membuat petisi boikot Saipul Jamil dari TV.
Berita Terkait
-
Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan
-
5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas
-
Terjadi Berulang Sejak 2023! Lebih dari 10 Santri Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Bekasi
-
8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam
-
Bebas Bersyarat Dicabut! Bechi Kembali Ditahan di Sel Khusus Lapas Kelas I Malang
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak