SuaraBekaci.id - Daftar jasa pengiriman terbaik di Indonesia. Jasa ekspedisi ini untuk mengirim daftar belaja online Anda. Tapi mana yang paling cepat dan aman menurut Anda?
Bisnis online sangat berkembang di dunia termasuk Indonesia.
Sejalan dengan hal itu bisnis jasa antar atau pengiriman paket juga turut bermunculan.
Jika dahulu bisa dibilang, jasa antar hanya ada segelintir seperti Pos dan Tiki, kini di Indonesia jasa antar mulai beragam.
Masyarakat pun semakin leluasa memilih perusahaan ekapedisi mana yang dirasa lebih cocok dengan kebutuhan mereka.
Ada 11 jasa pengiriman yang paling populer di Indonesia, Berikut daftarnya:
JNE menawarkan jasa antar ke tempat untuk barang partai kecil dan besar. Mereka kini juga memiliki banyak agen di berbagai daerah termasuk kota-kota kecil.
Sejak didirikan tahun 1990, JNE terus memperluas jaringannya, banyak gerai cabang yang bisa ditemukan. Selain itu JNE juga menawarkan banyak layanan seperti layanan jemput-antar ASI, kirim uang, dokumen penting, dan lainnya.
Baca Juga: JNE Surabaya & Lanud Mulyono Sukses Vaksinasi Sekitar 1.200 Karyawan dan Masyarakat Umum
J&T Express
Setelah JNE adapula J&T Ekspress yang tak kalah populer. Meski masih terbilang baru, J&T pun telah sukses memiliki pangsa pasar menyaingi JNE. J&T pun semakin populer ketika diiklankan oleh Deddy Corbuzier.
J&T Express berdiri sejak 2015, dan kini mereka telah memperluas jaringan dan bersaing dengan perusahaan logistik yang lebih senior, dengan menerapkan perkembangan teknologi sebagai dasar dari sistemnya, dan mengeksekusi penjemputan yang cepat.
Badan usaha milik negara (BUMN) yang satu ini sudah berdiri sejak tahun 1746. Saat ini Pos Indonesia tidak hanya melayani jasa pos dan kurir, tetapi juga jasa keuangan, yang didukung oleh titik jaringan sebanyak 4.800 kantor pos dan 58.700 titik layanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Layanannya pun beragam, selain pengiriman surat dan paket, tersedia juga jasa pengiriman uang, kargo, dan lainnya.
Berita Terkait
-
Begini Arah Bisnis PT Pos Setelah Terbukti Poles Laporan Keuangan
-
Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar
-
BUMN Ramai-ramai Gagal Bayar: Salah Kelola atau Ada 'Sesuatu'?
-
Kejanggalan di Laporan Keuangan PT Pos, Ada Penyesuaian Hingga Rp9 Triliun
-
Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Setelah Hampir 10 Tahun Merantau, Yuni Lestari Akhirnya Dipertemukan dengan Ibunya oleh BRI
-
BRI Perkuat Koneksi Finansial Indonesia-Taiwan melalui BRImo Taiwan
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026