SuaraBekaci.id - Viral eksperimen magabut anak SMA Indonesia. Anak SMA temukan jawaban permen kaki akan habis setelah dijilat 230 kali.
Aksi seorang pelajar SMA melakukan penelitian sederhana mencuri perhatian publik.
Pelajar SMA itu meneliti berapa banyak jilatan yang diperlukan untuk menghabiskan sebuah permen kaki. Penelitian sederhana itu diunggah melalui akun TikTok @johepake.
Dalam video tersebut, tampak seorang pelajar SMA berdiri di depan kelas.
Ia tampak fokus menjilati permen kaki yang ada di tangannya sambil menghitung jumlah jilatan yang dilakukan hingga permen tersebut habis.
Hasil hitungannya itu dituliskan di papan tulis yang dipasang di depan kelas.
Lidahnya tampak terus terjulur ke depan menjilati permen kaki yang perlahan-lahan habis.
Dari hasil penelitian itu, ternyata satu buah permen kaki membutuhkan 230 lebih jilatan agar bisa habis.
"Permen kaki membutuhkan 230 lebih jilatan supaya habis," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Selasa (27/7/2021).
Baca Juga: Ikut Ibu Ke Pasar, Cara Jalan Anak ini Jadi Beda, Ternyata Dibawa ke Tempat Tak Terduga
Si pengunggah video mengaku awalnya ia merasa penasaran. Untuk menjawab rasa penasarannya itu, ia memutuskan untuk menelitinya.
Hasil penelitiannya juga diakui oleh si pengunggah ditunggu-tunggu oleh teman-teman sekelasnya.
"Dari kepo berujung meneliti. Sekelas menunggu hasil penelitianku," ungkapnya.
Aksi pelajar SMA yang meneliti jumlah jilatan agar permen kaki bisa habis itu langsung viral dan mencuri perhatian publik.
Beragam komentar kocak langsung membanjiri kolom komentar akun tersebut.
"Kirain lagi pemilihan suara," ujar seorang warganet.
"Reaksi yang diperlukan enzim amilase terhadap satu tangkai permen kaki. Metode penelitian kuantitatif," kata warganet lainnya.
"Boleh nih ajukan proposal kuliah," balas seorang warganet.
"Itu lidah enggak kering dijulurin mulu?" timpal warganet lain.
"Dia gabutnya bikin penelitian ya," ungkap salah satu warganet.
Berita Terkait
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
Perang Gender di TikTok: Saat Algoritma Memperuncing Polarisasi Relasi Laki-laki dan Perempuan
-
LMKN: Kreator TikTok Live Tak Dibebankan Bayar Royalti Musik
-
Trend 2026 is the New 2016 Viral di TikTok, Gen Z Nostalgia Era Jadul
-
5 PP Ramadan 2026 di TikTok yang Menarik, Lengkap Cara Buatnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
-
Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!
-
BRI Siapkan 3 Strategi Mitigasi Risiko untuk Dorong Kredit UMKM
-
Terjadi Lagi di Bekasi: Begal Payudara di Gang Sempit Terekam CCTV
-
Polisi Tangkap Pasangan Kekasih Pembuang Bayi di Tambun Bekasi