SuaraBekaci.id - Polres Kabupaten Karawang mulai tangani skandal vaksinasi COVID-19 kosong atau vaksinasi COVID-19 palsu. Polisi sudah periksa enam orang.
Skandal vaksinasi COVID-19 kosong itu terjadi di salah satu Puskesmas di wilayah Karawang, Jabar.
"Kami terus melakukan pendalaman atas peristiwa itu dan telah memeriksa enam orang saksi," kata Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, di Karawang.
Pemeriksaan itu dilakukan menyusul adanya video viral salah seorang petugas yang diduga tak menekan flunger suntikan saat memberikan vaksinasi Covid-19 kepada warga Karawang.
Enam orang yang diperiksa itu ialah dari pihak tenaga kesehatan, Puskesmas, vaksinator serta tiga orang yang divaksin.
Kapolres juga mengatakan kalau saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kebenaran video tersebut.
"Ini masih proses pendalaman nanti akan kita sampaikan upaya kami untuk membuat terang, apakah ini benar atau hoax atau atau bagaimana itu masih dalam pendalaman," katanya.
Sebelumnya, video vaksinasi di Puskesmas Wadas, Telukjambe Timur, Karawang mendadak viral di sejumlah platform media sosial (medsos).
Video itu merekam seorang petugas kesehatan tertangkap kamera diduga menyuntikkan vaksin ke seorang warga tanpa ditekan flunger suntikkannya. (Antara)
Baca Juga: Siap-siap, Anak Usia 12-17 Tahun di Cimahi Bakal Segera Divaksinasi COVID-19
Berita Terkait
-
Dampak Kekeringan di Karawang Kian Parah, 47 Ribu Warga di 33 Desa Krisis Air
-
Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris
-
Dua Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, Perlintasan Liar Ditutup
-
Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang
-
Ruang Raya Karawang 2026 Bakal Digelar Pekan Ini
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan