SuaraBekaci.id - PT Jasa Marga (Persero) kembali melakukan pemeliharaan jalan dengan merekonstruksi dua titik Jalan Tol Ruas Jakarta-Cikampek yakni Kilometer (KM) 36+005 dan KM 27+223 guna memberikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan serta memenuhi standar pelayanan minimal.
General Manager Representative Office 1 JTTRD Muhammad Taufik Akbar di Cikarang, Jumat mengatakan pekerjaan rekonstruksi rigid pavement di titik pertama mulai KM 36+005 hingga KM 36+440 di lajur 1 Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.
"Total penanganan di titik pertama ini sepanjang 175 meter. Dijadwalkan dimulai pada Minggu (27/6) pukul 20.00 WIB sampai Jumat (2/7) pukul 24.00 WIB," katanya.
Sementara untuk titik kedua mulai KM 27+223 hingga KM 27+020 lajur 1 Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta dengan total panjang penanganan 120 meter dan mulai dikerjakan pada Senin (28/6) pukul 09.00 WIB hingga Sabtu (3/7) pukul 24.00 WIB.
Taufik memastikan tidak ada penutupan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek baik arah Cikampek maupun arah Jakarta selama pekerjaan tersebut berlangsung.
"Masih beroperasi dan dapat dilalui secara normal meskipun terdapat pekerjaan rekonstruksi di kedua lokasi tersebut," katanya.
Pihaknya telah menyiapkan mitigasi risiko di antaranya pengalihan arus lalu lintas yang terdampak sebelum area kerja, mempersempit area kerja pada lajur 1, serta persiapan skema lawan arah apabila kondisi lalu lintas kendaraan sudah padat.
"Kami selalu berkoordinasi dengan kepolisian dalam hal ini Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO)," ucapnya.
Jasa Marga melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan Variable Message Sign di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek baik arah Cikampek maupun arah Jakarta untuk memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan.
Baca Juga: Ekonomi Lagi Anjlok, DPRD Jateng Minta Kenaikan Tarif Tol Semarang-Solo Dibatalkan
Jasa Marga juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan dimaksud sekaligus mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol.
"Tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan. Informasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Bikin Panik! Bus Transjakarta Mati Mesin dan Berasap di Tol, Penumpang Berhamburan Turun
-
Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi
-
Febrie Adriansyah Diduga Terima Rp12 Miliar Terkait Perkara Korupsi Tol MBZ
-
Jasa Marga Ubah Strategi Bisnis, Jalan Tol Tak Lagi Sekadar Infrastruktur
-
Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Buntut Dugaan Asusila, Seluruh Santri Ponpes Dar Et Tauhid Dipulangkan
-
Cek Penawaran BRI KPR dan Diskon Properti di Summarecon Expo 2026 dan Wujudkan Rumah Impian
-
Asyik Nongkrong, Dua Pria Karawang dan Cikarang Tak Berkutik Digerebek Polisi
-
Polisi Mulai Masuk ke Masjid-masjid Lewat Program Subuh Keliling
-
Warga Bekasi Patungan Rp2,1 Miliar untuk Bangun Rumah Sakit di NTT