SuaraBekaci.id - Ribuan masyarakat Kota Bekasi mengikuti kegiatan vaksinasi massal di Stadion Patriot Chandrabaga, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (23/6/2021).
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan pihaknya melakukan vaksinasi kepada warganya yang berjumlah 8 ribu.
"Hari ini Kota Bekasi melaksanakan kegiatan vaksinasi massal aman dan halal, 8 ribu kita bagi dalam 2 line," jelasnya saat ditemui di lokasi, Rabu (23/6/2021).
Terdapat warga Kota Bekasi dari 8 Kecamatan yang mengikuti kegiatan vaksinasi massal ini.
"Line 1 untuk Kecamatan Pondok Gede, Pondok Melati, Jatisampurna dan Jatiasih, Line 2 untuk Kecamatan Bantargebang, Rawalumbu, Mustikajaya dan Bekasi Timur," katanya.
Dari 8 ribu warga, lanjut Rahmat, pihaknya dapat menyelesaikan vaksinasi hanya kurun waktu dua jam.
"Alhamdulillah kita perkirakan 2 jam setengah prosesnya, tapi jam 07.15 wib sudah cair, sudah hampir 80 persen," katanya.
"Artinya 8 ribu bisa dilakukan dalam waktu kurang lebih 2 jam ini berkat koordinasi berkat perencanaan dan berkat partisipasi warga sekalian," lanjutnya.
Sementara itu warga Kota Bekasi Aris (22) menyambut baik dengan adanya vaksinasi massal ini.
Baca Juga: Presiden Duterte ke Warga Filipina: Anda Pilih, Vaksin atau Saya Jebloskan ke Penjara
Dia berharap, dengan adanya vaksinasi ini aktivitas warga dapat kembali seperti dahulu sebelum adanya Covid 19.
"Ini cukup baik dari pemerintah untuk mengurangi Covid 19. dengan adanya vaksin massal semakin banyak orang yang bisa di vaksin. jadi masyarakat juga bisa beraktifitas seperti biasa, seperti dulu lagi," jelasnya.
Warga yang ingin divaksin harus mendaftarkan diri terlebih dahulu ke kantor kelurahan dengan membawa foto copy KTP dan juga KK.
Setelah mendaftarkan diri, penerima vaksin diwajibkan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan dan melakukan rapid tes atau swab antigen satu hari sebelum melakukan vaksin.
Kontributor : Imam Faisal
Tag
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK