SuaraBekaci.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tolak PSBB ketat karena sudah tak punya uang subsidi COVID-19. Sebab untuk berlakukan PSBB, maka pemerintah daerah harus memberikan subsidi ke masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan peninjauan penanganan ruang isolasi di RSUD Sayang Cianjur, Selasa kemarin.
“Kami sudah tidak punya banyak anggaran jika harus melaksanakan kembali PSBB dengan subsidi kepada masyarakat,” tegas Ridwan Kamil saat jumpa pers di RSUD Sayang Cianjur.
Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar sudah mengeluarkan anggaran cukup besar untuk pengadaan masker dan APD.
“Jika kebijakan PSBB diterapkan, diperlukan anggaran yang tidak sedikit untuk menyubsidi warga yang terdampak dari penerapan kebijakan tersebut,” katanya.
Mengenai besaran anggaran untuk membeli masker dan APD, Ridwan Kamil mengaku lupa jumlahnya.
“Saya nggak hafal, tidak semua Gubernur hafal. Hampunteun (maaf),” tandasnya.
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
KPK Dalami Pembelian Volvo Ridwan Kamil yang Pernah Dipakai Saat Pelantikan Pj Gubernur Jabar
-
KPK Dalami Dugaan Aspri Ridwan Kamil Jadi Penampung Aliran Uang Kasus Bank BJB
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet