SuaraBekaci.id - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Achmad Faisyal memberikan perhatiannya terhadap dunia olahraga dan juga para atlet yang ada di Kota Bekasi.
Faisyal melihat kepedulian Pemkot Bekasi terhadap para atlet yang ada di Bekasi masih minim perhatian.
"Yang saya amati sejauh ini, bentuk perhatian pemerintah kota Bekasi terhadap dunia olahraga dan mungkin bahkan terhadap atlet-atlet yang ada di kota Bekasi masih kurang," katanya saat dihubungi SuaraBekaci.Id, Selasa (15/6/2021).
Banyaknya atlet dari berbagai macam olahraga, lanjut Faisyal, dia berharap Pemkot dapat memberikan perhatian lebih terhadap KONI Kota Bekasi.
"Pemkot harus memberikan perhatian khusus kepada olahraga yang ada di kota Bekasi, karna saya lihat kan di KONI kota Bekasi ini juga sudah banyak cabang olahraga yang sudah terdaftar," jelasnya.
Dia juga mengatakan, sarana dan prasarana untuk para atlet masih kurang mewadahi dan harus terus ditingkatkan kembali.
"Mungkin karna memang yang pertama sarana dan prasarana kurang memadai di kota Bekasi artinya, memang perlu kita tingkatkan," ucapnya.
"Contoh atlit renang, disini tempat latihan renang yang memang punya kita tidak ada, kesulitan mereka. jadi kemampuan mereka tidak bisa terus di kembangkan," tuturnya.
Untuk lebih memaksimalkan kinerja KONI, dia menghimbau kepada Pemkot untuk menambahkan anggarannya untuk kebutuhan para atlet.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, RSDC Wisma Atlet Tambah Tempat Tidur
"Kalo memang anggaran untuk KONI di tambah oleh Pemkot Bekasi kan berarti KONI sebagai bapaknya atlet sebagai bapaknya olahraga di kota Bekasi bisa lebih maksimalkan lagi untuk para atlit yang ada di kota Bekasi (seperti) pembinaan, pelatihan, dan lain lainnya," jelasnya
Terkait kabar duka atlet bulutangkis Markis Kido, Faisyal mengungkapkan rasa dukanya atas kepergian atlet yang telah mengharumkan nama baik Indonesia di kanca internasional.
"Saya turut berduka cita, artinya Indonesia kehilangan salah satu atlit terbaiknya di usia yang sangat muda," katanya.
Dia juga menyarakan adanya perhatian khusus terhadap keluarga atilet yang telah mengharumkan nama baik Indonesia dan juga Kota Bekasi.
"Mungkin istrinya bisa kita bisa kasih tunjangan kehormatan, bahasanya mungkin kira kira seperti itu, untuk kita mengapresiasi jasa-jasa yang telah diberikan Markis Kido kepada kita," jelasnya.
Dia juga menyarankan adanya bentuk keistimewaan terhadap anak dari para Atlet dalam bentuk beasiswa pendidikan.
Berita Terkait
-
Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite
-
Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan
-
Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan
-
Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki