SuaraBekaci.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi Kota menangkap pelaku pengeroyokan anggota Dinas Perhubungan (Dishub). Total ada tiga pelaku yang kini telah ditahan.
"Sudah tiga orang ditahan," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Supryadi saat dikonfirmasi, Rabu (19/5/2021).
Seorang petugas Dishub Kota Bekasi sebelumnya diserang sejumlah orang tidak dikenal di putaran balik (u-Turn) di depan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Selasa (18/5) kemarin.
Akibatnya, korban mengalami luka-luka di bagian wajah usai terkena hantaman helm.
"Tadi saya lihat di sini nih, di jidat karena kena helm itu," kata Kepala Dishub Kota Bekasi Dadang Ginanjar.
Dadang menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban mendapati adanya pengendara dari arah Metropolitan Mall ke arah Summarecon yang memaksa memutar balik di putaran balik RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. Korban yang berada di lokasi lantas melarangnya lantaran sesuai dengan rambu lalu lintas.
"Pengendara tidak menerima, terjadi adu mulut seperti itu, dia menanyakan identitas, namanya siapa, dilihatin namanya, (lalu) pergi," jelasnya.
Beberapa menit kemudian, pengendara sepeda motor itu kembali lagi ke lokasi tersebut. Dia kembali bersama beberapa orang temannya.
"Terjadilah pengeroyokan terhadap petugas saya," katanya.
Baca Juga: Kronologis Petugas Dishub Bekasi Dikeroyok Orang Tidak Dikenal
Menurut Dadang setidaknya ada lima orang lebih yang datang mengeroyok anak buahnya. Mereka datang menggunakan tiga sepeda motor.
"Kurang lebih tiga motor lah yang kembali itu, hampir lebih dari lima orang tadi saya liat," jelasnya.
Berita Terkait
-
Kronologis Petugas Dishub Bekasi Dikeroyok Orang Tidak Dikenal
-
Ribut Gegara Suara Musik, Pria di Sumut Tewas Dikeroyok
-
Petugas Dishub Kota Bekasi Diserang, Ditendang dan Dilempari Helm
-
Sekelompok Pemuda di Jogja Lempari Batu Seorang Pria, Polisi Kejar Pelaku
-
Polisi Meringkus Geng Motor Mojokerto Diduga Pelaku Pengeroyokan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi