ILUSTRASI Pengunjuk rasa Palestina menggulingkan ban yang terbakar di tengah bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di pos pemeriksaan Qalandia antara kota Ramallah di Tepi Barat dan Yerusalem, pada (8/5/2021). [ABBAS MOMANI / AFP]
SuaraBekaci.id - Politikus Partai Demokrat Andi Arief menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia tidak bisa berbuat banyak untuk Palestina.
Andi Arief menyatakan itu menyusul konflik antara Israel dan Palestina.
"Maafkan Indonesia, tak bisa banyak berbuat untuk Palestina," cuit Andi Arief di akun twitternya, Rabu (12/5/2021).
Dia juga menyatakan, kalau Indonesia tidak terlalu berperan di dunia internasional
"Pemerintah kami sudah tidak terlalu berperan di dunia internasional," ujarnya.
Dia menyatakan kalau Indonesia kehilangan legitimasi internasional karena salah jalan politik dalam negeri.
"Justru kami mohon doa jika suatu saat terjadi di negeri ini, bantu kami," cuitnya.
Berita Terkait
-
Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati
-
Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS
-
Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris
-
Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?
-
4 Rekomendasi Buku Sally Rooney yang Dilarang di Inggris Tapi Dijual di Indonesia
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak