SuaraBekaci.id - Polres Karawang akan melakukan pengetatan arus mudik dari Jakarta ke arah Karawang. Hal itu menyusul adanya larangan mudik Lebaran 2021.
Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, terdapat sekitar dua ribu personel gabungan yang akan melakukan pengamanan mudik lebaran 2021.
Nantinya, dari ribuan personel tersebut akan menjaga titik-titik penyekatan mudik Lebaran 2021.
"Secara umum, di Karawang ini ada 15 titik penyekatan pada musim mudik Lebaran tahun ini," kata AKBP Rama Samtama Putra, Selasa (27/4/2021).
Dia menerangkan, belasan titik penyekatan tersebut terdiri dari jalan arteri, jalan nasional, jalan provinsi hingga jalan tol.
"Kami juga akan memploting sejumlah personel di jembatan penyeberangan yang menggunakan perahu, untuk mengantipasi mereka masuk ke Karawang melalui jalan tikus di perahu penyeberangan," ujarnya.
Rama menambahkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap pemudik di titik-titik perbatasan setempat waktu pelarangan mudik.
Hal itu dilakukan dengan merujuk pada Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1412 Hijriah dan Upaya Pengendalian COVID-19 selama Ramadhan, .
"Sekarang kami sedang melakukan penyekatan. Sedangkan untuk pengetatan dan peniadaannya, akan kami perketat pada saat Operasi Ketupat Lodaya 2021 yang akan dimulai pada 6 Mei nanti," tandasnya.(Antara)
Baca Juga: DPRD DIY Tak Larang Anggotanya Mudik Lebaran, Ketua: Mereka Sudah Dewasa
Tag
Berita Terkait
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan