SuaraBekaci.id - Youtuber Jozeph Paul Zhang tersangka kasus penistaan agama ingin namanya disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menyampaikan hal itu dalam sebuah video di kanal YouTube Hagios Europe.
Hal itu disampaikan Jozeph Paul Zhang saat menanggapi adanya seseorang di dalam pertemuan daring yang memujinya karena namanya disebut Deddy Corbuzier.
"Loh Deddy Corbuzier ini siapa?, Saya nggak bangga di mention sama Deddy Corbuzier. Si Deddy Corbuzier ini apa ya," kata Jozeph Paul Zhang dalam tayangan di kanal YouTube tersebut.
Jozeph Paul Zhang mengaku baru akan bangga jika namanya disebut Presiden Jokowi.
Karena, menurut dia, hal tersebut berarti bahwa pesan yang dia sampaikan telah sampaikan sampai di telinga Jokowi.
"Saya bangga nanti kalau sampai Jokowi menyebut nama saya, berarti semua pesan-pesan saya itu sampai ke telinga Presiden Republik Indonesia," ujarnya.
Polri Periksa Keluarga Jozeph Paul Zhang
Bareskrim Polri akan memeriksa orang terdekat Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono. Salah satunya yakni dari pihak keluarga.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan pemeriksaan terhadap orang-orang terdekat Jozeph sebagai upaya untuk mengusut tuntas kasus penistaan agama tersebut. Termasuk mendalami informasi terkait jejak keberadaan Jozeph yang kekinian masih dalam pengejaran.
Baca Juga: Profil Anwar Abbas, Wakil Ketua MUI yang Menanggapi Kasus Jozeph Paul Zhang
"Proses tetap berjalan Bareskrim Polri dalam hal ini penyidik akan memeriksa orang-orang terdekat dengan yang bersangkutan, akan digali keterangan yang berhubungan dengan JPZ," kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021).
Berita Terkait
-
Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029
-
Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi
-
Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya
-
Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi
-
PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan