SuaraBekaci.id - Annisa Pohan atau Annisa Yudhoyono mempertanyakan sistem keamanan dari media sosial twitter. Hal itu menyusul pengakuan Kepala Bappilu Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut akunnya @AndiArief__ diretas.
Istri dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY ini meminta pihak twitter untuk menjelaskan terkait dengan adanya peretasan tersebut.
"Buset yang ngebajak ga kira-kira ya.. @TwitterID @Twitter tolong ini gimana?," kata Annisa Pohan melalui akun twitternya @AnnisaPohan saat mengomentari cuitan akun @AndiArief__ yang isinya mendukung pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat dikutip Suara.com, Jumat (5/3/2021).
Menantu Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini merasa heran karena akun yang diproteksi tersebut dapat dibajak. Dia menanyakan bagaimana sistem keamanan dari twitter.
"Masa tiba-tiba akun twitter yang diproteksi bisa dibajak dengan mudah. sistem keamanannya bagaimana ya?," tulis akun dengan 484,7 ribu pengikut itu.
Akun twitter Andi Arief dengan nama pengguna @Andiarief__ disebut telah diretas. Hal itu juga telah diumumkan Andi Arief melalui sebuah video yang beredar.
Andi Arief sebelumnya membuat cuitan terkait dengan kudeta Partai Demokrat hingga Kongres Luar Biasa (KLB).
Cuitan di akun twitter tersebut justru berbalik mendukung pelaksanaan KLB Partai Demokrat.
"Jika arus perubahan tak terbendung, maka KLB hrs dilaksanakan dg adil & bermartabat. Demokrasi hrs ditegakkan! #KLBSelamatkanDemokrat," demikian cuitan akun yang disebut telah diretas tersebut pada Kamis (4/3/2021).
Baca Juga: Puluhan Kader Partai Demokrat Menginap di Kediaman SBY
Melalui akun itu, Andi Arief sebelumnya membeberkan pertemuan antara sejumlah kader Partai Demokrat dan Moeldoko di Hotel The Hill di Sibolangit Kabupaten Deli Serdang.
Pihaknya tidak mendapatkan adanya agenda Partai Demokrat di hotel itu. Namun yang ditemukan yakni agenda Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).
"Setelah kami cek meminta yang datang tamu-tamu luar kota maka ditemukan sejumlah nama-sama seperti Jhoni Allen, Nazarudin, Marzuki Ali, Moldoko, Darmizal, Ahmad Yahya, Max Sopochua..dll," cuit akun @Andiarief__.
Tag
Berita Terkait
-
Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Tergeser oleh Gibran, Selisih Capai 7 Persen
-
Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?
-
Kejutan Survei SMRC: Elektabilitas Gibran dan AHY Sukses Salip Prabowo Subianto
-
Candaan SBY soal Batuk Prabowo: Hati-hati, Saham dan Rupiah Bisa Jatuh
-
Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK