SuaraBekaci.id - Mang Iwan merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sempat menampar Anggota DPR RI Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu. Dedi Mulyadi ditampar saat meminta izin untuk menyekolahkan anak Mang Iwan ke Pesantren.
Mang Iwan yang merupakan warga Cikampek, Kabupaten Karawang menampar Dedi Mulyadi dua kali. Sebelumnya dia juga berbicara dengan nada keras serta membentak Dedi Mulyadi.
Teranyar, Mang Iwan dijemput Dedi Mulyadi. Dedi Mulyadi semula hanya ingin menengok Mang Iwan di kediamannya di Desa Pucung, Cikampek, Karawang.
Dedi Mulyadi mengaku hanya ingin melihat kondisi terkini Mang Iwan. Dengan berbagai pertimbangan, Mang Iwan akhirnya dibawa ke Pesantren Cireok.
Dedi Mulyadi mengatakan, Mang Iwan akan menjalani pengobatan di Pesantren Cireok.
"Kemarin, saya ditemani Ustadz Yanto dan kawan-kawan menemui Mang Iwan di kediamannya, Desa Pucung, Cikampek, Karawang. Awalnya, kami hanya ingin melihat kondisi terkininya. Akan tetapi setelah melalui berbagai bertimbangan, kami putuskan membawanya ke Pesantren Cireok," tulis Dedi Mulyadi di akun instagramnya @dedimulyadi71 dikutip Suara.com, Senin (3/1/2021).
Dedi menjelaskan, Mang Iwan menolak saat hendak dibawa ke Pesantren Cireok.
"Saat akan dibawa, dia tampak garang dan menolak keras. Akan tetapi karena kesabaran Ustadz Yanto dan kawan-kawan, akhirnya dia dapat dibawa ke dalam mobil," katanya.
Dedi mendoakan agar Mang Iwan segera sembuh.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ditampar ODGJ, Netizen: Sabar Tingkat Dewa
"Semoga Mang Iwan lekas sembuh. Selamat beraktivitas," ujarnya.
Berita Terkait
-
Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!
-
Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029
-
Ungguli Prabowo di Survei, KDM Berpeluang Balik Golkar dan Duet Bareng Gibran di 2029
-
Dicari Prabowo, KDM Ungkap Alasan Tak Hadir Rakornas TPAKD: Sudah Lapor Pak Seskab!
-
Dicari Prabowo di Rakornas TPAKD, Terungkap Ini Alasan Dedi Mulyadi Tak Hadir
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia