SuaraBekaci.id - Wilayah Desa Pantai Bahagia Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi masih terendam banjir hingga hari ini, Rabu (10/2/2021). Banjir disebabkan karena tanggul Sungai Citarum jebol.
Masyarakat Desa Pantai Bahagia sangat membutuhkan bahan makanan karena akses mereka terputus.
Sekretaris Desa Pantai Bahagia Ahmad Qurtubi mengatakan, lokasi tanggul Sungai Citarum jebol kembali bertambah pada hari ini.
Kemarin, Selasa (9/2/2021), terdapat sebanyak 2 lokasi tanggul jebol di wilayah setempat. Masing-masing lokasi juga terdapat dua titik tanggul jebol.
"Tambah lagi yang jebol (tanggul Sungai Citarum). Ada 10 titik. Masyarakat sangat membutuhkan bahan makanan," kata Qurtubi kepada SuaraBekaci.id.
Dia mengatakan, warga tidak dapat pergi untuk mencari bahan makanan karena akses jalan terputus .
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai hal tersebut.
Sejauh ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi untuk menyalurkan batuan bagi warga di Desa Pantai Bahagia.
"Sudah terinformasi, kita sudah koordinasi dengan dinsos," tuturnya.
Baca Juga: Desa Pantai Bahagia Bekasi Langganan Banjir, Sekdes: Bosan Banget!
Diketahui, terdapat sebanyak 7.700 jiwa di Desa Pantai Bahagia Muara Gembong Kabupaten Bekasi. Kemarin, mereka terdampak banjir hingga akses terputus. Ketinggian air di desa tersebut berkisar antara 10 hingga 110 cm.
Berita Terkait
-
Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi
-
Persija vs Persib Kembali di GBK Setelah 7 Tahun! Jakmania-Bobotoh Bekasi Sepakat Jaga Persaudaraan
-
Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?