SuaraBekaci.id - Pemuda tusuk-tusuk teman sendiri hingga tewas ditangkap karena karena mabuk dan terlibat kecelakaan lalu lintas. Pemuda berinisial GPM (18) itu menusuk teman sendiri bernama Yardians Yonathan Taek (21).
GPM yang memukul dan tusuk-tusuk teman sendiri hingga tewas ditangkap saat terlibat kecelakaan usai menusuk Yardians gegara kesal dengan kalimat yang disampaikan temannya itu.
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha mengatakan, GPM diamankan setelah dilakukan pengejaran hanya dalam waktu dua jam.
GPM ditangkap ketika mengalami kecelakaan lalu lintas akibat berkendara dalam keadaan mabuk.
“Kami masih menyelidiki lebih lanjut motif kasus ini dan mencari pelaku,” kata Hasri dilansir dari digtara.com -- jaringan Suara.com,
GPM menusuk Yardians di Tofa, Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Senin (8/2/2021).
Kejadian bermula ketika GPM dan Yardians sedang asik menenggak miras. Yardians kemudian menyampaikan suatu hal yang menyinggung GPM sehingga dia dipukul dan ditusuk-tusuk.
GPM langsung melarikan diri sementara Yardians dilarikan ke RS Leona Kupang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kerabat Yardians, Yohanis Markus Taniu (33), mengaku kaget saat mendapatkan kabar tersebut.
Baca Juga: INFOGRAFIS: Aturan Lengkap PPKM Mikro
Pria yang merupakan guru honorer ini mendapatkan kabar tentang peristiwa penusukan itu dari orang tua Yardians. Dia mendapatkan kabar bahwa Yardians telah meninggal dunia.
Dia pun langsung melaporkan peristiwa itu ke Polres Kupang Kota. Laporan tersebut tercatat dengan nomor laporan LP/B/57/ 2021/SPKT Resor Kupang Kota tanggal 8 Februari 2021.
Tag
Berita Terkait
-
645 Rumah Khusus Tahap V Diserahkan, Brantas Abipraya Dukung Eks Pejuang Timor-Timur
-
Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor
-
Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-raja Timor, Ribuan Warga Kupang Berebut Abadikan Momen
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
5 Tahun Putus, Jembatan Termanu Akhirnya Segera Dibangun Kembali
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali
-
Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara
-
Waspada Abu Vulkanik! Sekolah di Kota Bekasi Terapkan PJJ 8-9 September 2026
-
1 Juta Masker Dibagikan ke Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau