Ilustrasi banjir [Shutterstock]
SuaraBekaci.id - Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) melaporkan perkembangan Tinggi Muka air (TMA) di hulu Sungai Cileungsi, Cikeas, dan Kali Bekasi, Senin (8/2/2021) pagi tadi.
TMA di kedua hulu, serta pertemuan dua sungai ini di Pondok Gede Permai penting diketahui dan dijadikan acuan peringatan dini banjir Bekasi.
Peningkatan debit air di Hulu Cileungsi terjadi sejak Minggu (7/2/2021) dini hari yang mengakibatkan peningkatan tinggi muka air di Kali Bekasi, yaitu di Pertemuan Hulu Cileungsi dan Cikeas (P2C). Warga diminta bersiap diri menghadapi adanya kemungkinan banjir.
Berdasarkan data Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) pada pukul 06.50 WIB, berikut perkembangan TMA di Cileungsi, Cikeas, dan Kali Bekasi:
- Hulu Cileungsi: Status Siaga 2 (cuaca dilaporkan gerimis)
- Hulu Cikeas: Status Siaga 3 (Cuaca dilaporkan hujan)
- P2C (pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas) : Status Siaga 3
- TMA Hulu Cileungsi: 260 cm (Batas normal 100 cm)
- TMA Hulu Cikeas: 210 cm (Batas normal 200 cm)
- P2C Kali Bekasi: 420 cm (Batas normal di bawah 350 cm)
Berita Terkait
-
KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini
-
Liga Wanita Indonesia Kembali Bergulir, Enam Klub Siap Bersaing
-
Tim SAR Sisir Kalimalang hingga 1 Kilometer, Ramadhan Masih Belum Ditemukan
-
Janjian Lewat IG Berujung Luka Bacok, 12 Anak Ditangkap Polisi Buntut Tawuran di Cikunir Bekasi
-
Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, Polisi Sita 12 Paket Sabu dan Airsoft Gun
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK
-
Pimpin Kejurnas Tinju Amatir 2026, Hillary Lasut Soroti Nasib Atlet dan Kesejahteraan Wasit