SuaraBekaci.id - Empat begal bacok-bacok Pian Firmansyah di depan Nasi Goreng Madura Bekasi Jaya rupanya mengincar ponsel yang dibawa Pian. Pembacokan itu dilakuan dengan sangat sadis dan tanpa ampun.
Kejadian pembacokan itu di depan Warung Nasi Goreng Madura, Jalan Agggrek l Blok D RT 006/013, Kelurahan Bekasi Jaya , Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (1/1/2021) pukul 00.30 WIB.
Hingga Pian Firmansyah tewas mengenaskan. Pian Firmansyah dibacok-bacok hingga tewas berlumur darah. Jumlah begalnya 4 orang.
"Korban ditolong oleh para saksi untuk diantar ke Dokter Joni di sekitar TKP namun ditolak karena luka yang dialami korban cukup parah yaitu mengalami sobek di bahu sebelah kanan 15 sentimeter, sehingga korban dibawa ke RS Siloam Duren Jaya untuk mendapatkan perawatan," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari saat dihubungi Suara.com. Selasa (2/2/2021).
Pian dibacok celurit di bahu sebelah kanannya hingga mengalami luka sepanjang 15 sentimeter.
Polisi telah mengantongi rekaman kamera CCTV di lokasi tersebut.
Peristiwa begal ini bermula ketika Pian melintas menggunakan sepeda motor merek Honda Vario dengan nomor polisi B 4918 FFS.
Pian luka parah setelah dibacok-bacok pakai celurit. Bahu kanan Pian robek sepanjang 15 cm. Setelah itu dia dibawa ke RS Siloam Duren Jaya.
Kemudian, Pian berpapasan dengan empat orang pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor.
"Kemudian tiba-tiba merampas HP milik korban (Pian) dengan membacok korban selanjutnya mengejar korban dan berhasil melarikan diri namun korban jatuh tersungkur di TKP (tempat kejadian perkara) kemudian para pelaku melarikan diri," kata Erna kepada Suara.com, Selasa (2/2/2021).
Baca Juga: Kronologis Pembacokan di Nasi Goreng Madura Bekasi, Sadis Tak Ada Ampun
Sejumah warga di sekitar lokasi mendengar suara jatuhnya sepeda motor Pian. Kemudian mereka mendatangi Pian.
"Saksi (warga di sekitar lokasi) melihat dua orang pelaku menggunakan motor jenis vario warna hitam yang salah satunya sedang memasukkan celurit ke dalam jaketnya dan kabur," kata Erna.
Kedua orang warga tersebut kemudian mendatangi Pian dan menanyakan peristiwa yang terjadi. Lalu, Pian mengaku baru saja dibegal.
Selanjutnya, Pian dinyatakan meninggal dunia saat berada di rumah sakit tersebut.
"Pada pukul 01.42 WIB korban dinyatakan meninggal dunia diduga karena kehabisan darah," tuturnya.
Pihak kepolisian tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan dan barang bukti untuk mengungkap kasus pembegalan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Beberkan Kronologi Begal Taksi Online di Pamulang
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Pelaku Begal Tebet Diduga Kenal Korban, Motor Ditinggal Saat Mau Dijual
-
Terekam CCTV! Wanita di Bekasi Ditendang dan Diseret Begal Sebelum Motornya Dirampas
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel