alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Meski Tertatih Alami Stroke, Guru Honorer di Karawang Tetap Lakukan Ini

Lebrina Uneputty Minggu, 19 September 2021 | 09:45 WIB

Meski Tertatih Alami Stroke, Guru Honorer di Karawang Tetap Lakukan Ini
Meski tertatih, guru di Karawang tetap lakukan ini (instagram)

Semoga pengabdiannya dianggap dan statusnya berganti jadi pegawai pemerintah...

SuaraBekaci.id - Meski alami stroke, guru SD di Karawang ini tetap pantang menyerah walau tertatih ikut seleksi.

Kisah ini , seorang guru SD di SDN Wancimekar 1 Desa Wancimekar Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang, Imas Kustiani, sudah 13 tahun mengabdi dengan status Guru Honorer K2.  Sambil terus mengabdi, mendidik, Imas berharap, menunggu suatu saat pengabdiannya dianggap dan menjadi pegawai pemerintah.

Meski tertatih, guru di Karawang tetap lakukan ini  (instagram)
Meski tertatih, guru di Karawang tetap lakukan ini (instagram)

Kini saatnya tiba, seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sedang berlangsung. Imas  tak ingin melewatkan kesempatan itu, meski harus tertatih karena penyakit stroke yang sedang dideritanya, Imas tanpa menyerah mengikuti rangkaian seleksi tersebut.

Stroke yang dialaminya sudah berlangsung selama tujuh tahun terakhir, selama itupun Imas tak berhenti mengabdi, mengajar membangi ilmu pada anak-anak didiknya. 

Baca Juga: Gara-gara STNK, Pengendara Ribut Lawan PJR di Tol Jakarta-Cikampek

Kisah ini dibagikan akun instagram @karawanginfo_official .

Meski tertatih, guru di Karawang tetap lakukan ini  (instagram)
Meski tertatih, guru di Karawang tetap lakukan ini (instagram)

Menurut caption @karawanginfo_official,  Telah menjadi prinsip Imas bahwa ilmu pengetahuan yang diperolehnya selama di bangku kuliah hingga meraih gelar Sarjana Pendidikan harus benar benar bisa bermanfaat untuk banyak orang,khususnya untuk anak anak sekolah tersebut agar menjadi generasi penerus yang cerdas. Dengan segala keterbatasan fisiknya setiap hari Imas diantar oleh sang suami kesekolah.

Dalam unggahan tersebut tampak Imas juga mengikuti seleksi Guru P3K di SMA Negeri 3 Karawang.

Meski tertatih, guru di Karawang tetap lakukan ini  (instagram)
Meski tertatih, guru di Karawang tetap lakukan ini (instagram)

Perjuangan Imas Kustiani turut di apresiasi oleh warganet yang merasa haru dan kagum akan kegigihannya, mereka berlomba lomba mengirimkan doa untuk sang Guru melalui kolom komentar.

Masyaallah..smga ibu imas disehatkan kembali..terharu bgt sama kegigihannya utk mengajar..smga ibu imas diberi risky yg tak terduga “doa dari pemilik akun aam_lailatul

Baca Juga: Foto Jadul Tapal Batas Karawang-Bekasi jadi Perhatian Warganet

mugi aya kebijakan kanggo guru2 sepuh NU tos ngabdi ka bidang pendidikan sa umur hirupna,kedah aya penghargaan ( semoga ada kebijakan untuk guru2 usia lanjut yang telah mengabdi di bidang pendidikan seumur hidupnya dan juga mendapatkan penghargaan” komentar lain dari reza.442

Seolah mendapatkan doa dan dukungan dari Anak didik,para guru dan warganet informasi terkini Imas Kustiani telah lulus berhasil lolos seleksi dan sedang maju ke tahap berikutnya

“ semoga info ini benar berdasarkan informasi yg diterima dari staf dirjen GTK,ibu ini alhamdulilah diluluskan karena kegigihannya..sudah sampai ke mas Nasdim,menurut info ibu itu sedang di mintai biodata” ucap pemilik akun zein_pasukanmaulid yang langsung diamini warganet lain.

(Kontributor: Ririn Septiyani)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait